Pelarian adalah suatu kondisi
saat seseorang ingin melupakan mantan kekasihnya dengan cara menjalin
hubungan bersama orang lain. Sayangnya, orang yang melakukan pelarian
tersebut dalam keadaan galau sehingga sebenarnya mereka tidak mempunyai
perasaan yang mendalam terhadap pasangan barunya tersebut.
Alasan orang melakukan pelarian
adalah untuk melupakan mantan kekasihnya, membuat mantan kekasihnya
cemburu, merasa sendiri atau hanya untuk membuat malam minggunya tidak
sepi. Alasan balas dendam dan takut sendirian ini tentunya akan
merugikan orang yang menjadi tempat pelarian. Ia akan ditinggalkan
begitu saja ketika luka hatinya sudah sembuh atau sudah menemukan orang
yang lebih tepat.
Anda tentunya tidak ingin
menjadi korban pelarian seseorang. Oleh karena itu ketahuilah ciri-ciri
orang yang sedang berada dalam pelarian berikut ini:
Baru Putus
Anda tentunya tidak akan bisa
melupakan mantan suami, tunangan ataupun pacar yang sudah menjalin
hubungan bertahun-tahun lamanya, begitu juga dengan pria. Jika dalam
jangka satu hingga empat bulan seorang pria sudah mencoba menjalin
hubungan dengan Anda, ada kemungkinan ia sedang mencari pelarian.
Membicarakan Mantannya
Setiap orang tentunya mempunyai masa
lalu yang indah dan buruk dengan mantan kekasihnya. Pria yang selalu
membicarakan mantannya, baik keburukannya atau membandingkan
kebaikannya dengan Anda berarti ia belum bisa melupakan mantannya
tersebut. Ciri ini juga menjadi salah satu tanda pria tersebut mencari
pelarian.
Tidak Ada Masa Depan
Wanita membutuhkan sebuah kejelasan
dalam hubungannya. Saat pria yang baru saja dekat dengan Anda dan tidak
terlihat tertarik dengan hubungan jangka panjang. Bisa jadi ia sedang
melakukan pelarian.
Dari ketiga ciri di atas, Anda
dapat mengetahui dengan mudah pria yang melakukan pelarian atau tidak.
Oleh karena itu, sangat penting untuk lebih waspada agar Anda tidak
menaruh harapan terlalu besar pada pria yang baru dikencani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar