Kamis, 18 Oktober 2012

KRISTALISASI KARAKTER KADER DALAM MASSIFIKASI GERAKAN DAKWAH ISLAM



Banyak pemimpin yang tidak peka akan keadaan kader-kader di sekitarnya, bagaimana bisa sedangkan jiwa seorang pemimpin salah satunya ialah dapat peka terhadap keadaan lingkungan, situasi, kondisi jiwa dan raga para kader-kadernya. Bagi penulis pun pernah merasakan dan menjalani berbagai test dalam perekrutan pemimpin-pemimpin dalam pengurusan para kader, dan dalam perkerutan ini tidak melihat potensi masing-masing dalam keyakinan keikhlasan dalam menggerakan dakwah islam bersama timwork para kader dengan massifikasi yang dirasa pula akan menjadi suatu beban tertentu tanpa adanya skill yang memadahi menjadi pemimpin dan bekal sebelum-sebelumnya.
            Kembali flashback lagi tentang kejadian ini. Apakah kepemimpinan yang dijalani dengan latar belakang seperti ini akan sukses dalam masanya? Apakah kepemimpinan yang dijalani dengan latar belakang seperti ini akan lancar tanpa masalah apapun dalam masanya?
            Ditubuh dalam sebuah kepemimpinan dibutuhkan yang namanya Mengakui keberhasilan dan kempuan partner masing-masing, pemimpin juga harus tau mengenai konsep Rendah Hati. Ini berfungsi untuk menumbuhkan motivasi partner agar tetap dalam keadaan semangat untuk berjuang.
            layaknya anak panah yang melesat dengan fokus yang tepat pada bidikkannya, tanpa harus merepotkan dan ketergantungan pada anak panah lain. bahkan ketika anak panah tersebut melesat dengan mantapnya, pula dengan koordinir yang serempak dalam kecakapan partner, anak panah yang lain akan mengikuti jalur panahan dengan sigap dan tegap. Terkadang pun rela mnegorbakan segala hal dalam pertimbangan matang.
            Yang di butuhkan dalam kristalisasi karakter kader dalam massifikasi gerakan dakwah islam yang terlihat dari segi paling inti ialah keahlian pengolahan kemauan dalam pemfokusan hal kecil disekitarnya yaitu kebijakan yang di mulai dari keyakinan diri kita sendiri serta terapan yang di langsungkan sebagai sebuah pokok contoh oleh pemimpinnya.

Nuun, Wlqolami Wamaa Yasthurun.

-Restu Alfina Zahroh (peserta Taruna Melati 2, 2012, perwakilan kader Pimpinan Ranting SMA Muhammadiyah 3 Jember periode 2012-2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

bagaimana menurut anda tentang posting ini?